About Me
Kategori
- Artikel Paket A (5)
- Artikel Paket B (1)
- Artikel Paket C (3)
- Artikel Paket D (3)
- Artikel Paket E (2)
- Cafe (2)
- Kegiatan (6)
- Kepengurusan (7)
- Logo KOPMA (1)
- Minikom (1)
- Oracle (1)
- Sejarah KOPMA (1)
Rabu, 30 Maret 2011
Beberapa waktu lalu muncul laporan mengenai tanda-tanda orang kecanduan Facebook atau situs jejaring sosial lainnya, misalnya Anda mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status teman. Anda juga rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.
Laporan terbaru dari The Daily Mail menyebutkan, kecanduan situs jejaring sosial seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya pengisolasian diri dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons kekebalan, level hormon, fungsi urat nadi, dan merusak performa mental. Hal ini memang
bertolak belakang dengan tujuan dibentuknya situs-situs jejaring sosial, di mana pengguna diiming-imingi untuk dapat menemukan teman-teman lama atau berkomentar mengenai apa yang sedang terjadi pada rekan Anda saat ini.
bertolak belakang dengan tujuan dibentuknya situs-situs jejaring sosial, di mana pengguna diiming-imingi untuk dapat menemukan teman-teman lama atau berkomentar mengenai apa yang sedang terjadi pada rekan Anda saat ini.
Suatu hubungan mulai menjadi kering ketika para individunya tak lagi menghadiri social gathering, menghindari pertemuan dengan teman-teman atau keluarga, dan lebih memilih berlama-lama menatap komputer (atau ponsel). Ketika akhirnya berinteraksi dengan rekan-rekan, mereka menjadi gelisah karena “berpisah” dari komputernya.
Si pengguna akhirnya tertarik ke dalam dunia artifisial. Seseorang yang teman-teman utamanya adalah orang asing yang baru ditemui di Facebook atau Friendster akan menemui kesulitan dalam berkomunikasi secara face-to-face. Perilaku ini dapat meningkatkan risiko kesehatan yang serius, seperti kanker, stroke, penyakit jantung, dan dementia (kepikunan), demikian
menurut Dr Aric Sigman dalam The Biologist, jurnal yang dirilis oleh The Institute of Biology.
menurut Dr Aric Sigman dalam The Biologist, jurnal yang dirilis oleh The Institute of Biology.
Pertemuan secara face-to-face memiliki pengaruh pada tubuh yang tidak terlihat ketika mengirim e-mail. Level hormon seperti oxytocin yang mendorong orang untuk berpelukan atau saling berinteraksi berubah, tergantung dekat atau tidaknya para pengguna. Beberapa gen, termasuk gen yang berhubungan dengan sistem kekebalan dan respons terhadap stres, beraksi secara berbeda, tergantung pada seberapa sering interaksi sosial yang dilakukan seseorang dengan yang lain.
Menurutnya, media elektronik juga menghancurkan secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh. “Salah satu perubahan yang paling sering dilontarkan dalam kebiasaan sehari-hari penduduk Inggris adalah pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit per hari. Kurang dari dua dekade, jumlah orang yang mengatakan bahwa tidak ada orang yang dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting menjadi berlipat.”
Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, Anda dapat mengalami cidera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer. Jika pada malam hari Anda masih sibuk mengomentari
status teman Anda, Anda juga kekurangan waktu tidur. Kehilangan waktu tidur dalam waktu lama dapat menyebabkan kantuk berkepanjangan, sulit berkonsentrasi, dan depresi dari sistem kekebalan. Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer juga akan jarang berolahraga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan obesitas.
status teman Anda, Anda juga kekurangan waktu tidur. Kehilangan waktu tidur dalam waktu lama dapat menyebabkan kantuk berkepanjangan, sulit berkonsentrasi, dan depresi dari sistem kekebalan. Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer juga akan jarang berolahraga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan obesitas.
Tidak heran jika Dr Sigman mengkhawatirkan arah dari masalah ini. “Situs jejaring sosial seharusnya dapat menjadi bumbu dari kehidupan sosial kita, namun yang kami temukan sangat berbeda. Kenyataannya situs-situs tersebut tidak menjadi alat yang dapat meningkatkan kualitas hidup, melainkan alat yang membuat kita salah arah,” tegasnya.
Namun, bila aktivitas Facebook Anda masih sekadar sign in, mengonfirmasi friend requests, lalu sign out, tampaknya Anda tak perlu khawatir bakal terkena risiko kanker, stroke, bahkan menderita pikun.
Kamis, 17 Maret 2011
Dulu, aq iseng - iseng browsing cari referensi tentang konsep IP address buat tugas mata kuliah jaringan komputer....
eeeehhhh, ternyata nemu.... :-)
dari :
Aulia K. Arif & Onno W. Purbo
Computer Network Research Group ITB
komunikatif banged bahasanya, silahkan download disini
Baca Selanjutnya..>> - E-Book konsep IP address
eeeehhhh, ternyata nemu.... :-)
dari :
Aulia K. Arif & Onno W. Purbo
Computer Network Research Group ITB
komunikatif banged bahasanya, silahkan download disini
Setiap orang memiliki tipe kepribadian yang berbeda – beda atau tertentu yang dominan dibandingkan dengan tipe kepribadian lainnya, adapun pendapat kelompok kami mengenai karakteristik seseorang dalam pengambilan keputusan yang disesuaikan dengan tipe kepribadian yaitu sebagai berikut :
- Tipe Kepribadian Sanguinis
Tipe ini paling baik dalam hal berurusan dengan orang lain secara antusias; menyatakan pemikiran dengan penuh gairah; memperlihatkan perhatian. Kelemahan tipe ini adalah berbicara terlalu banyak; mementingkan diri sendiri; sulit berkonsentrasi; kurang disiplin.
Cara pengambilan keputusan :
· Mengutamakan musyawarah kelompok untuk menghasilkan mufakat, dengan demikian tipe pemimpin seperti ini masih mempertimbangkan opini, saran, pendapat dari bawahannya. (meminta saran dari orang lain)
· Kurang cepat dalam mengambil keputusan, karena butuh masukan dari orang lain.
- Tipe Kepribadian Melankolis
Tipe ini paling baik dalam hal mengurus perincian dan pemikiran secara mendalam, memelihara catatan, bagan dan grafik; menganalisis masyarakat yang terlalu sulit bagi orang lain. Kelemahan tipe ini adalah mudah tertekan; menunda - nunda suatu pekerjaan; mempunyai citra diri yang rendah; mengajukan tuntutan yang tidak realistis pada orang lain.
Cara pengambilan keputusan :
· Kurang cepat dalam menganbil keputusan, dalam artian tidak tergesa-gesa. Dia ingin hasil yang perfect, maka dari itu butuh pemikira yang matang sehingga hasil yang dicapai dapat dengan mudah dikomunikasikan atau disampaikan kepada orang lain.
Tipe ini paling baik dalam hal pekerjaan yang memerlukan keputusan cepat; persoalan yang memerlukan tindakan dan pencapaian seketika; bidang-bidang yang menuntut kontrol dan wewenang yang kuat. Kelemahan tipe ini adalah tidak tahu bagaimana cara menangani orang lain; sulit mengakui kesalahan; sulit bersikap sabar; terlalu pekerja keras.
Cara pengambilan keputusan :
· Mengambil keputusan dengan cepat, tetapi belum tentu tepat karena dia menganggap dirinya paling benar, dia mengabaikan saran – saran dari orang lain.
- Tipe Kepribadian Phlegmatis
Tipe ini paling baik dalam posisi penengahan dan persatuan; badai yang perlu diredakan; rutinitas yang terus membosankan bagi orang lain. Kelemahan tipe ini adalah kurang antusias; malas; tidak berpendirian; sering mengalami perasaan sangat khawatir, sedih dan gelisah.
Cara pengambilan keputusan :
· Cara mengambil keputusan dengan ragu – ragu, karena dia terbayang – banyang rasa cemas dan takut. Akhirnya sia – sia memikirkan solusi tetapi tidak dijalankan karena takut akan kegagalan.
.:: Ada 6 tipe kepribadian yang dikaitkan dengan pekerjaan, antara lain ::.
- Tipe Realistik
Orang yang menyukai aktivitas di luar ruangan. Mereka sering menganggap tidak begitu penting bersosialisasi dan lebih suka bekerja sendiri. Jika harus bekerja dalam tim, ia lebih suka dengan orang yang setipe. Orang ini tidak suka bergosip dan hanya berkonsentrasi pada tugasnya. Tipe ini tidak pernah melimpahkan pekerjaannya pada orang lain.
Cara pengambilan keputusan :
· Merupakan orang yang individual, sehingga dalam pengambilan keputusan dia cenderung mementingkan kepentingan sendiri.
2. Tipe Investigatif
Orang selalu tertarik pada gagasan dan ide-ide. la merasa membuang waktu dengan masalah yang melibatkan emosi. Tipe ini sering berkonflik dengan orang yang biasa bergosip.
Cara pengambilan keputusan :
· Cara dia mengambil keputusan selalu kreativ, selalu mementingkan fakta atau realita daripada issu, sehingga semua keputusan yang diambil berdasarkan fakta.
3. Tipe Artistik
Orang yang senang dengan ide-ide dan materi untuk diekspresikan dengan cara yang unik. Tipe ini sangat menghargai kebebasan. Sayangnya, tipe ini rentan jadi santapan gosip karena caranya yang unik dan sering menimbulkan interpretasi yang biasa.
Cara pengambilan keputusan :
· Cara mengambil keputusan seseorang dengan tipe ini yaitu dengan ide kreativnya sendiri, dan mungkin tidak menghiraukan apa yang disarankan oleh orang lain. Dia menganggap dirinya atau keputsannya sudah benar dibandingkan dengan orang lain.
4. Tipe Sosial
Orang yang berorientasi untuk dan dengan orang lain. Tipe ini cenderung mempunyai orientasi untuk menolong, memelihara dan mengembangkan orang lain. Karena kepekaan dan kepeduliannya, orang ini seorang mengurus hal-hal yang terlalu pribadi. Bila tidak diimbangi dengan kematangan, ia mudah tergelincir untuk menjadi penggosip.
Cara pengambilan keputusan :
· Seseorang pengambil keputusan yang didasari pemikiran yang matang, diperhitungkan risikonya karena dia tau keputusan yang dia ambil akan berimbas kepada orang lain. Sehingga terkesan lambat dalam memutuskan keputusan, tetapi bagi dia ini adalah suatu tahapan yang harus dilalui, tidak ada jalan pintas untuk kepentingan yang urgent.
5. Tipe Wiraswasta
Orang yang lebih berorientasi pada ‘orang’ daripada gagasan. la mendominasi orang lain untuk mencapai tujuannya. la pintar mengatur kerja orang lain, mempersuasi orang dan bernegosiasi. Kemampuan bicaranya sangat diperlukan, biasanya ia menunjukkan sifat bossy dan pemarah di lingkungan kerjanya.
Cara pengambilan keputusan :
· Seseorang yang berotientasi pada just doing, mereka memutuskan sesuatu secara cepat, menerima segala risiko yang nantinya akan dihadapi. Mempunyai pola piker untuk memutuskan sesuatu dengan learning by doing.
6. Tipe Konvensional
Orang ini biasanya berfungsi paling baik dalam lingkungan dan pekerjaan yang terstruktur dengan baik serta memerlukan keletihan. la biasanya tidak suka bekerja dengan ide-ide dan orang lain.
Cara pengambilan keputusan :
· Orang – orang bertipe seperti ini memutuskan sesuatu dengan didasari atas pemikirannya sendiri, benar menurut dia sendiri ya itu yang akan dijalakan. Pendapat dari orang lain akan dihiraukan jika tidak sesuai dengan dirinya, walaupun pendapat itu menurut kebanyakan orang lain baik dan benar.
.:: Tipe Kepribadian Menurut William Marston ::.
1. Tipe Dominant
Goal-oriented, tidak mudah puas, percaya diri, tabah, tekun, menyadari pentingnya prestasi.
Cara pengambilan keputusan :
· Sesorang yang good risk taker, apapun risikonya akan diambil, keputusan secara logis. Dan selalu ada yang baru dari orang bertipe seperti ini.
2. Tipe Inspiring
Banyak bicara, pandai memulai hubungan, menyenangkan, cenderung membesar-besarkan, mudah gembira, senang menonton. Kurang bisa mengelola waktu, kurang realistis, kurang mendengarkan orang lain, kurang memperhatikan penyelesaian tugas.
Cara pengambilan keputusan :
· Dalam memutuskan sesuatu keputusan, orang ini kurang bias melihat bagaimana dampak yang akan diterima dalam memutuskan sesuatu, dia hanya berorientasi pada tindakan untuk mengapresiasi pikiran yang dia anggap benar.
3. Tipe Supportive
Beorientasi kelompok (team-oriented), bersahabat, kooperatif, teman setia, peka terhadap kebutuhan orang lain, mau memahami dan menerima orang lain.
Cara pengambilan keputusan :
· Orang – orang yang cenderung mengambil keputusan dengan dipadukan pendapat orang lain atau kelompoknya, sehingga hasil yang dicapai merupakan keputusan bersama.
4. Tipe Cautious
Berorientasi pada prosedur (procedure-oriented), mengabdikan diri pada tugas, terfokus pada detail, logis, akurat, menaruh rasa hormat (respectful). Kelemahan dalam tipe ini yaitu Analisis berlebihan (over-analizyng), kurang mampu menepati deadline, perfeksionis, kurang mampu mengekspresikan perasaan, kurang memperhatikan pentingnya perasaan orang lain.
Cara pengambilan keputusan :
Orang – orang seperti ini memang mampu dalam mengambil keputusan, tetapi atas dasar pemikiran yang menurut dia benar, dia mengabaikan saran dan pendapat dari orang lain. Sehingga keputusan yang dia buat terkesan otoriter jika dia dilingkup kelompok.
.:: Tipe kepribadian terhadap pengambilan keputusan ::.
Dalam kehidupan sehari-hari kita harus mengambil keputusan. Apakah kita mau kuliah atau membolos, bekerja di perusahaan atau berwirausaha, menikah dini atau menikah sesudah mandiri, dan sebagainya. Setiap keputusan pasti mempunyai resiko.
Tipe kepribadian terhadap pengambilan keputusan :
Tipe kepribadian terhadap pengambilan keputusan :
a. Pengambil resiko : orang yang berkeinginan menghasilkan sesuatu sebanyak-banyaknya dalam waktu singkat, malas mengerjakan sesuatu yang rutin, dan berspekulasi yang tinggi.
b. Bermain aman : orang yang penakut, menjauhi spekulasi, tidak berani mengambil resiko sehingga banyak kesempatan lewat begitu saja.
Orang yang senang mengambil resiko tidak suka hal yang rutin dan senang berspekulasi tinggi, sedangkan orang yang aman tidak berani mengambil resiko, suka sesuatu yang rutin sehingga banyak kesempatan terlewatkan. Janganlah kita berada dititik ekstrim pada kepribadian tersebut. Jadilah orang yang berani mengambil resiko dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Nikmatilah bahwa sesuatu harus melalui proses, tidak tiba-tiba. Jika kita ingin sukses, janganlah menjadi penakut atau pemberani tanpa memperhitungkan resiko.
.:: Inilah empat kepribadian menurut Fisher ::.
1. The Explorer
Tipe pengeksplorasi mengekspresikan aktivitas mereka dalam sistem dopamine. Mereka cenderung mengambil risiko, selalu ingin tahu, kreatif, spontan, energik, antusias, dan optimistik.
Orang dengan tipe Explorer cenderung tertarik dengan orang-orang yang seperti dirinya. Mereka menginginkan seseorang yang energik dan antusias, seorang petualang yang kreatif dan selalu ingin tahu.
Tipe Explorer juga sangat manis dan murah hati. Kebaikan pria Explorer kerap disalahartikan wanita yang menerima kebaikannya, sehingga akhirnya mereka terluka setelah mengetahui bahwa pria Explorer tersebut ternyata sudah menjalin hubungan dengan wanita lain.
2. The Builder
Tipe Builder mengekspresikan diri mereka dengan serotonin. Orang-orang dengan tipe ini tenang, senang bersosialisasi, populer, hati-hati, namun tidak penakut. Mereka sangat baik dalam membangun jaringan, senang bersosialisasi, dan menyukai orang-orang yang setipe dengan mereka. Anda tipe wanita (atau pria) tradisional, konvensional, dimana keluarga sangat penting bagi Anda, dan sering kali relijius.
Tipe Builder cenderung mengikuti aturan dan jadwal, namun sebaiknya Anda lebih berani mengambil risiko untuk urusan kencan. Mereka senang bertemu dengan banyak orang, sehingga Si Dia bisa saja mengajak Anda menemui teman-temannya meskipun sebenarnya Anda hanya ingin menghabiskan waktu berdua.
3. The Director
Tipe The Director mengekpresikan diri dengan testosteron. Pria atau wanita dengan tipe ini senang memimpin, cenderung bertindak sebagai pengambil keputusan, senang berpikir, dan mampu memahami musik dengan baik karena musik sangat struktural. Mereka senang berkompetisi, dan ambisius.
Tipe Director biasanya akan mencari tipe Negotiator, begitu pula sebaliknya. Fisher mengambil contoh Bill dan Hillary Clinton. Hillary adalah tipe pemimpin, pengambil keputusan, dan berpendirian kuat. Ia bukan tipe yang dapat mengambil hati orang seperti suaminya. Hillary terpikat dengan pria yang memiliki sopan-santun, senang berbicara, dan peduli pada orang lain.
Yang perlu diperhatikan, tipe Director sering menganggap bahwa kencan sangat merepotkan. Mereka maunya yang langsung-langsung saja. Mereka sering terlalu cepat membuat keputusan, sehingga jika menyadari ada sesuatu yang tidak beres di tengah-tengah kencan, mereka menjadi sangat kasar. Pria atau wanita dengan tipe ini harus belajar lebih rileks.
4. The Negotiator
Tipe Negotiator, baik pria maupun wanita, dapat sangat ekspresif dalam estrogen. Mereka orang-orang yang sangat fleksibel, imajinatif, dan intuitif. Tipe Negotiator juga mudah setuju dengan pendapat orang lain, baik, sangat peduli dengan perasaan orang lain, sehingga orang lain sering memanfaatkan mereka.
Bila Anda seorang Negotiator, Anda harus lebih yakin dengan pendapat Anda sendiri. Sebab Negotiator umumnya cenderung kompromis dalam segala sesuatu, meskipun pada dasarnya mereka kurang setuju dengan sesuatu hal. Karena itu jika Anda seorang Negotiator, Anda harus cepat sadar dan tidak berpikir berlebihan.
Referensi :
- Tipe Kepribadian Koleris
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam Brotherhood KOPMERS J
Waktu dapet sms dari nomer 0857312xxxxx *sensor* dapet giliran minggu pertama bikin artikel/tips/materi kuliah dsb, tiba2 keinget jaman-jamannya padet kuliah, banyak tugas, dan harus tetap menjalankan kewajiban sebagai pengurus organisasi/UKM… Rasanya waktu cepet banget berlalu, sampe2 ga sempet mikir yg lain *lebay :D
Di STIKOM khususnya SI (karena aku anak SI) ada kuliah manajemen umum,manajemen proyek,dan manajemen-manajemen yg lainnya (itu bbrp nama mata kuliah yg dulu).. tapi diantara bbrp MK mengenai manajemen ga pernah ada MK manajemen waktu, padahal itu amat sangat penting (menurutku).. banyak sekali mahasiswa/i yg terlalu menggampangkan waktu, tidak bisa membagi waktu sesuai porsi yg tepat,,yang akhirnya bilang “aduuuh,,kenapa ga dari duluu” contohnya kecilnya aja..
Nah ini ada beberapa tips untuk mengatur waktur untuk mjd lebih efektif,mungkin sedikit bisa membantu..
Happy Reading J
1. Rencanakan semua pekerjaan yg akan dilakukan, bikin listnya biar ga lupa, sesuai prioritas dan yg mudah dikerjaan sesuai kondisi, coret yg uda selese..kadang kaya gitu bisa bikin semangat untuk memulai kerjaan selanjutnya,
“kerjakan apa yang kamu tuliskan, dan tuliskan apa yang kamu kerjakan”. Semua itu dikerjakan menggunakan cara. Cara terbaik untuk memulai adalah memulainya (Marie Edmund Jones).
2. Rencanakan waktu istirahat, klo bisa yg bareng waktu sholat..
3. Jangan menunda-nunda pekerjaan,,ada waktu kosong langsuuuung cap cus..
4. Tidur malam pasnya 7jam semalem,,jangan ditawar2..kesehatan lebih penting dari segalanya,
5. Pas lagi ngerjain sesuatu biasakan FOKUS,,biar cepet selese..
6. Buka FB/FS/Twitter/dll jgn terlalu lama,klo bisa di alarm tuh :D menurut survey dr bbrp teman saya,situs2 seperti itu bisa bikin kecanduan dan lupa waktu..pinter2 mengatur diri juga ya,
7. Jauhi orang-orang yg suka mencuri waktumu yg memiliki sikap egois..hehe
8. Keep it simple
Itu saja dari saya, kalo ada yg mau nambahin silahkan….
Semoga bermanfaat,,amiiin..
Wassalam ^^
Langganan:
Komentar (Atom)



